Mahasiswa Program Studi Pendidikan Informatika (PIF UTM) kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat internasional. Afzainizam Zur’ain, atlet pencak silat kebanggaan prodi ini berhasil membawa pulang dua medali berharga dalam ajang kejuaraan pencak silat bergengsi sepanjang tahun 2026.
Rangkaian prestasi membanggakan tersebut diraih Afzainizam melalui dua ajang internasional berbeda:
- Medali Emas (Gold Medal) – Kategori International Referee yang diselenggarakan di Malang pada bulan Juli 2026.
- Medali Perunggu (Bronze Medal) – Kejuaraan 4th Indonesia Open Championship 2026 yang berlangsung di Jakarta.
Capaian ini menjadi bukti nyata kesungguhan Afzainizam dalam membagi waktu antara tuntutan akademik di Prodi Pendidikan Informatika dan latihan intensif sebagai atlet bela diri tradisional Indonesia.
Pada ajang International Referee di Malang, performa dan teknik bertanding yang matang membawanya meraih podium tertinggi. Keberhasilan tersebut berlanjut pada ajang 4th Indonesia Open Championship 2026 di Jakarta, di mana ia bersaing ketat dengan ratusan pesilat tangguh dari berbagai negara hingga berhasil mengamankan medali perunggu.
Keberhasilan Afzainizam mendapatkan apresiasi tinggi dari pengelola Program Studi Pendidikan Informatika. Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa tidak hanya Mampu unggul di bidang teknologi dan pendidikan, tetapi juga mampu mengukir tinta emas di bidang olahraga tradisional hingga level internasional.
“Prestasi ini sangat membanggakan. Afzainizam membuktikan bahwa kedisiplinan dan semangat pantang menyerah mampu membawa kebudayaan asli Indonesia, yaitu Pencak Silat, berjaya di arena internasional. Semoga prestasi ini menjadi pemicu semangat bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi” ujar Koordinator Prodi.
Dengan raihan dua medali skala internasional ini, Afzainizam Zur’ain makin memperkuat posisi mahasiswa Pendidikan Informatika sebagai generasi muda yang bertalenta, adaptif, dan berdaya saing global.




